Kelompok Usaha Perempuan Miskin Ikut Pelatihan Manajemen

Aceh Timur-andalas Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Sejahtera (BPMPKS) Kabupaten Aceh Timur, melaksanakan Pelatihan/Coaching Manajemen Kelompok dan Manajemen Kewirausahaan Bagi Kelompok Usaha Perempuan Miskin di Kabupaten Aceh Timur 3-4 Desember 2015, di Aula Hotel Khalifah Idi.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara pelatihan ini, Sekretaris BPMPKS Kabupaten Aceh Timur Abdul Hadi mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh 21 kelompok perempuan miskin penerima manfaat bantuan bergulir dari BPMPKS Kabupaten Aceh Timur sejak tahun 2011-2015.

Latar belakang usaha yang digeluti oleh setiap peserta pelatihan ini adalah bermacam-macam. Seperti kerajinan anyaman pandan, usaha kelontong, pembuatan kue kering/kue basah, usaha pembelahan ikan kerupuk/pakang, jahit dan bordir, pembuatan bandeng presto dan lain-lain.

Disebutkan, setiap perwakilan kelompok mengirimkan 2 orang peserta untuk mengikuti pelatihan. Sekretaris BPMPKS Aceh Timur juga menekankan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk mengetahui perkembangan/kemajuan dan hambatan yang dialami oleh masing-masing kelompok penerima manfaat bantuan bergulir. Sekaligus memberikan penguatan manajemen usaha dan tata kelola keuangan, serta memberikan pengetahuan tentang UU No. 6/2014 tentang desa serta peluangnya bagi kelompok perempuan miskin itu sendiri.

Diakhir sambutannya, Sekretaris BPMPKS Aceh Timur mengharapkan setiap peserta pelatihan agar benar-benar mengikuti pelatihan ini dengan serius. Serta dapat bertanya terhadap permasalahan yang dialami oleh kelompok saat ini. Narasumber dalam pelatihan ini adalah Zulkarnen Mora, M HRD yang merupakan dosen pada Fakultas Ekonomi Universitas Samudra dan difasilitatori oleh  Baihaqi (Dosen Pada FKIP Unsam) dan Abdul Latief (Dosen Fakultas Ekonomi Unsam). Serta Zulfadhli (Staff Research and Development Swiss Contact Indonesia).

“Output dari pelatihan ini setiap kelompok diharapkan mampu membuat penilaian diri terhadap perkembangan kelompok, peserta memahami tentang manajemen kelompok dan manajemen usaha, kelompok mengetahui dan memahami UU No. 6/2014 tentang Desa serta kelompok mempunyai ketrampilan dasar tentang advokasi kebijakan dan anggaran di tingkat kampong,” katanya.

Di samping itu, katanya, kelompok memiliki ketrampilan dan kemampuan untuk mengakses dana desa di mana pada pasal 78 bahwa pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Pelatihan yang dilakukan selama dua hari merupakan salah satu upaya agar perempuan memiliki posisi tawar melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan. Serta membuka peluang agar perempuan dapat berpartisipasi dalam perumusan kebijakan, program dan anggaran di tingkat gampong.

Diakhir pelatihan, peserta menyepakati membentuk forum komunikasi usaha perempuan di Kabupaten Aceh Timur yang diketuai Nurjannah dari Kelompok RATANA Desa Kuala Geulumpang Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur dibantu Asni dari Kecamatan Peureulak Kota sebagai Wakil Ketua, Sekretaris Syarifah Majidah dari Kecamatan Birem Bayeun serta Bendahara dijabat Nurhafifah dari Kecamatan Peureulak Kota. (MAD)

Sumber : http://harianandalas.com/kanal-aceh/kelompok-usaha-perempuan-miskin-ikut-pelatihan-manajemen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *